Senin, 11 Desember 2017

KONSEP TUMBUH KEMBANG NEONATUS BAYI, BALITA, DAN ANAK PRA SEKOLAH



A. KONSEP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
1. Definisi
    Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan sauan panjang dan berat ( Kemenkes R.I, 2012 )
    Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar dan gerak halus, bicara, dan bahasa, serta sosialisai dan kemandirian  ( Kemenkes R.I, 2012 ).
2. Ciri - Ciri pertumbuhan dan perkembangan
a. Perkembangan menimbulkan perubahan
Perkembangan dan pertumbuhan jalan secara bersamaan, setiap pertumbuhan pasti ada perkembangan.
b. Pertumbuhan dan perkembangan pada tahap awal akan menetukan perkembangan selanjutnya.
Setiap anak tidak akan bisa melewati tahapan berikutnya sebelum ia melewati tahapan sebelumnya. 
c. Pertumbuhan dan perkembangan mempunyai kecepatan yang berbeda
Setiap anak mempunyai kecepatan yang berbeda-beda dalam pertumbuhan maupun perkembangannya.
d. Perkembangan berkolerasi dengan pertumbuhan
Jika anak yang sehat, maka bertambah umur, bertambah berat dan bertambah tinggi serta bertambah pula kepandaiannya, demikian pula dengan perkembangan akan mengalami peningkatan baik memori, nalar dan lain-lain
e. Perkembangan mempunyai pola yang tetap.
            Perkembangan fungsi organ tubuh, terjadi menurut dua hukum yang tetap, yaitu :
1.      Perkembangan terjadi lebih dulu didaerah kepala, kemudian kearah kaudal atau anggota tubuh ( pola sefalokaudal )
2.      Perkembangan terjadi lebih dahulu didaerah proksimal ( gerak kasar ) lalu berkembang kebagian distal seperti jari – jari yang mempunyai gerak halus ( pola proksimodistal )
f. Perkembangan memiliki tahap yang berurutan
      Tahap perkembanga seorang anak mengikuti pola yang teratur dan berurutan. misalnya, anak mampu membuat lingkaran terlebih dahulu sebelum mampu membuat kotak.
     3. Teori Perkembangan
Berikut adalah teori perkembangan menurut beberapa ahli
Tahap / Usia
Tahap Psikososial (E.Erikson)
Tahap Psikoseksual (Sigmund Freud)
Tahap Perkembangan Kognitif (J.Piaget)
Tahap Penilaian Moral (Kohlberg)
Masa Bayi (lahir – 1 tahun)
Trust vs mistrust
Oral-sensori
Sensory motor ( sampai 2 tahun)
Masa Toodler (1-3 tahun)
Autonomy vs shame
Anal-uretal
Periode preoperational sampai 7 tahun
Pra Konvesional : Orientasi terhadap kepatuhan dan hukuman. Misal : mencuri tidak baik, melanggar hukum dan akan dihukum
Masa kanak-kanak awal (3-6 tahun)
Initiative vs guilt
Falik-lokomosi
Pikiran praoprasional, fase intiutif (berfikir transduktif) 4-7 tahun
Tingkat prakonvesional (pramoral)
Orintasi instrumental bijak
Masa kanak-kanak pertengahan
Industry vs inferiority
latensi
Operasioanl konkret (berfikir induktif dan mulai logis) 7-11 tahun
Tingkat konvesional, orientasi pada anak laki-laki yang baik. Anak perempuan yang manis. Orientasi pada hukum dan peraturan
Masa remaja (12-18 tahun)
Identity vs role confusion
Genitalitas
Operasional formal (berfikir deduktif dan abstrak) 11-15 tahun
Tingkat prinsip atau pascakonvesional
Orientasi kotrak-sosial
Orientasi prinsip etis universal (tidak ada lagi teori yang direvisi)
    4.    Tahapan pertumbuhan dan perkembangan
Tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada masa anak sudah dimulai sejak dalam kandungan sampai usia 18 tahun. Pada dasarnya kehidupan manusia mengalami berbagai tahapan dalam tumbuh kembangnya dan setiap tahapan mempunyai ciri tertentu.
Berikut beberapa tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada masa anak. Menurut pedoman SDIDTK Depkes 2012 :
a.       Masa pranatal atau masa intra uterin ( masa janin dalam kandungan )
1)      Masa zigot : sejak pembuahan sampai akhir minggu kedua
2)      Masa Embrio : akhir minggu kedua sampai buan kedua (2 minggu sampai 8 minggu), pada perioden embrio pertumbuhan terjadi dalam dua pola yakni cephalocaudal dan proximodistal.
3)      Masa Janin : akhir bulan kedua sampai lahir. Pada periode janin, ciri-ciri individu dewasa mulai terlihat seperti kepala yang tadinya lebih besar daripada badan lainnya mulai mengecil.
b.      Masa balita
Masa bayi terbagi 2 :
1)      Masa neonatal usia 0-28 hari. Pada masa ini terbagi dua :
1.      Masa neoatal dini yaitu usia 0-7 hari hari
2.      Masa neonatal lanjut yaitu usia 8-28 hari
2)      Masa postnatal usia 29 hari sampai 12 bulan.
c.       Masa Balita dan prasekolah usia 1-5 tahun
Masa balita dan prasekolah terbagi menjadi:
1)      Masa balita : mulai 12 bulan -60 bulan
2)      Masa prasekolah : mulai 60-72 bulan
  5.    Faktor-faktor yang mempengaruhi  pertumbuhan dan perkembangan
  Soetjiningsih (2002), menjelaskan bahwa faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang dapat dikelompokan menjadi dua yaitu faktor internal dan eksternal.
  a.       Faktor internal
1.      Genetik
Genetik merupakan fakto paling dominan yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang manusia.
2.      Perbedaan Ras, etnik atau bangsa
Ras akan menjadi penentu pertumbuhan dan perkembangan bagi manusia hal itu karena manusia akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan rasnya masing-masing. Misal ras Asia akan memiliki postur tubuh yang lebih pendek dibandingkan degan Ras Amerika.
3.      Umur
Tumbuh dan kembang manusia dimulai dari dalam rahim sampai dengan dia berumur 20 tahun. Saat itu pertumbuhan dan perkembangan akan terasa lebih cepat dibandingkan dengan saat sesudah itu.
4.      Jenis kelamin
Jenis kelamin juga merupakan faktor penentu pertumbuhan dan perkembangan. Misalkan saat masih bayi dan anak-anak, masa pertumbuhan anak perempuan lebih cepat daripada anak laki-laki sehingga tidak heran jika anak perempuan akan lebih cepat berbicara dan berjalan dibandingkan anak laki-laki
5.      Kelainan kromosom
Dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan misalnya down syndrom
6.      Pengaruh hormon
Anak remaja merupakan anak yang sedang dalam fase pertumbuhan dan perkembangab karena hormob akan lebih matang pada fase ini. Misalkan anak remaja yang sudah mendapatkan menstruasi atau mimpi basah hormonnya akan mengalami kematangan sehingga tidak jarang pada anak remaja yang telah mengalami menstruasi ataupun mimpi basah dia akan mengalami berbagai  macam perubahan bentuk tubuh yang dimana perubahan itu termassuk dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia.
  b.      Faktor Eksternal (lingkungan)
1.      Faktor Pra Natal
a.       Gizi, nutrisi ibu hamil akan mempengaruhi tumbuh kembang janin
b.      Mekanis, posisi janin yang abnormal dapat menyebabkan kelainan kongenital
c.       Toksin atau zatkimia, zat kimia yang dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi diantaranya adalah obat anti kanker, rokok, alkohol, dan logam berat lainnya.
d.      Kelainan endokrin, hormon yang mungkin berperan pada pertumbuhan janin, adalah tiroid,insulin,somatotropin,hormon plasenta. Maka
e.       Radiasi, radiasi pada janin sebelum umur kehamilan 18 minggu dapat menyebabkan diantaranya kematian janin, kerusakan otak atau cacat bawaan lainnya,sedangkan radiasi pada laki-laki dapat menyebabkan cacat bawaan pada anaknya.
f.       Infeksi, infeksi intrauterine sering menyebabkan cacat bawaan adalah TORCH.
2.      Faktor Natal / Persalinan
Riwayat kelahiran dengan vakum atau foceps dapat menyebabkan trauma kepala kepada bayi sehingga berisiko terjadinya kerusakan pada jaringan otak.
3.      Faktor Pasca Natal
Seperti pada masa pranatal, faktor ang mempengaruhi terhadap tumbuh kembang anak adalah gizi, kelainan kongenital, lingkungan fisik dan kimia, psikologis, endokrin, sosio ekonomi, lingkungan pengasuh, stimulasi dan obat-obatan.


Sumber :
Jhon W. Santrock. Perkembangan Masa-Hidup edisi ketiga belas jilid I 
http://rossiseptina.blogspot.co.id/2016/ 
Soetjiningsih.2002. Tumbuh Kembang Anak Bab Penilaian Perumbuhan dan Perkembangan. FK Universitas Udayana. Bali


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR 2 JAM

Nama Ibu            : Ny. M Nama Ayah         : Tn. H Nama Bayi          : Bayi Ny. M Usia                     : 2 Jam Jam Lahir  ...